
SEJARAHAMLAPURA
Kota Amlapura berdiri kokoh di atas fondasi sejarah yang panjang, kaya, dan sarat akan nilai budaya adiluhung. Peringatan hari ulang tahun yang jatuh setiap tanggal 22 Juni menjadi momentum krusial bagi daerah untuk merefleksikan perjalanan pembangunan, mengenang warisan leluhur, serta menegaskan identitas daerah di mata dunia.

Dari Kuta Negara Menuju Amlapura
Pada mulanya, pusat pemerintahan Kabupaten Karangasem ini dikenal dengan nama Kuta Negara. Namun, sebuah babak baru sejarah ditulis pasca-peristiwa erupsi agung Gunung Agung pada tahun 1963. Sebagai simbol pemulihan, ketangguhan, dan harapan baru untuk bangkit kembali dari masa-masa sulit, nama ibu kota ini secara resmi diubah menjadi Amlapura.

Catatan Singkat Kota Amlapura
Kota Amlapura berdiri kokoh di atas fondasi sejarah yang panjang, kaya, dan sarat akan nilai budaya adiluhung. Peringatan hari ulang tahun yang jatuh setiap tanggal 22 Juni menjadi momentum krusial bagi daerah untuk merefleksikan perjalanan pembangunan, mengenang warisan leluhur, serta menegaskan identitas daerah di mata dunia.

Identitas Kota Pusaka
Hingga saat ini, Amlapura terus merawat identitasnya sebagai kawasan pusaka (heritage). Berbagai peninggalan megah—mulai dari arsitektur puri, taman air bersejarah, hingga desa adat purba—menjadi saksi bisu kejayaan masa lalu yang kini bersinergi dengan modernisasi secara harmonis.








Karangasem Festival 2026 · 19–22 Juni · Amlapura